<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2137">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN BEROBAT RESPONDEN RAWAT JALAN DI RSUD BANTEN TAHUN 2022</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>YUSRANSYAH, dkk</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher>Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang memiliki angka mortalitas dan morbiditas&#13;
yang sangat tinggi secara global. Perlu pengobatan jangka panjang pada pasien hipertensi&#13;
sehingga dibutuhkan penggunaan obat yang teratur untuk mencegah terjadinya komplikasi.&#13;
Belum ditemukan obat yang secara spesifik dapat menyembuhkan hipertensi secara total,&#13;
namun telah ditemukan sebagian obat yang digunakan dalam pengendalian hipertensi dan&#13;
memerlukan kepatuhan dalam meminumnya. Frekuensi kunjungan ke fasilitas kesehatan untuk&#13;
melakukan pemeriksaan kondisi tekanan darah dapat menjadi tolak ukur kepatuhan pengobatan.&#13;
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui tingkat kepatuhan berobat dan faktor-faktor yang&#13;
mempengaruhinya pada responden. Metode pada penelitian ini, yaitu observasional, bersifat&#13;
prospektif dengan menggunakan kuesioner Medication Adherence Report Scale (MARS) dan&#13;
diuji statistik dengan chi-square. Tingkat kepatuhan berobat responden di RSUD Banten&#13;
sebesar 55,1% pasien dengan kategori patuh berobat secara teratur dan selalu kontrol&#13;
maksimal setiap satu bulan sekali dan 44,9% pasien yang tidak patuh berobat. Hasil penelitian ini&#13;
menunjukan bahwa kepatuhan berobat responden dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti status&#13;
pekerjaan, lama menderita hipertensi, keikutsertaan asuransi, keterjangkauan akses, motivasi&#13;
berobat, tingkat pendidikan, dukungan tenaga kesehatan dan tingkat pengetahuan.&#13;
Kata kunci: Hipertensi, Kepatuhan Berobat, Kuesioner MARS, RSUD Banten</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FARMASI</topic>
 </subject>
 <classification>P042</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN SALSABILA Sistem Informasi Perpustakaan STIKes Salsabila Serang</physicalLocation>
  <shelfLocator>P042</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">P042</numerationAndChronology>
    <sublocation>RAK UMUM</sublocation>
    <shelfLocator>P042</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="163" url="" path="/d33df51a8ef5bd09efb3ee5e5db2b09a.pdf" mimetype="application/pdf">FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN BEROBAT RESPONDEN RAWAT JALAN DI RSUD BANTEN TAHUN 2022</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2137</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-25 16:41:20</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-25 16:41:20</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>